Say atau Tell?
Posted: 06 Feb 2010 04:29 AM PST
Kita kembali membahas tentang
“ Confusing Words”. Kali ini
tentang Say dan Tell. Kedua kata
ini memiliki makna yang mirip.
Keduanya berarti berkomunikasi
secara verbal dengan seseorang.
Tetapi kita sering menggunakan
keduanya dengan berbeda.
Cara sederhana untuk melihat
sepintas perbedaan keduanya
adalah pada contoh berikut:
- You say something
- You tell someone something.
You say something
You tell someone something
Ram said that he was tired.
Ram told Jane that he was tired.
Anthony says you have a new job.
Anthony tells me you have a new
job.
Tara said: “I love you.”
Tara told John that she loved him.
Tetapi, kasusnya tidak selamanya
mudah. Berikut beberapa kaidah
untuk membantu Anda.
Objek personal
Kita biasanya mengikuti kata tell
dengan sebuah objek personal
(orang yang dengannya kita
berbicara). Kita biasa
menggunakan say tanpa diikuti
objek personal:
- She told me that she loved John.
- She said that she loved John.
- He told everybody that he had to
leave.
- He said that he had to leave.
Say “to someone”
Dengan say, kita kadang-kadang
menggunakan “to someone”:
- He said to me that he was tired.
- Tara said to Ram that he had
done very well.
- “I’d like to sleep,” she said to him
quietly.
Direct speech
Kita bisa menggunakan say
dengan direct speech. Kita
menggunakan tell hanya dengan
direct speech yang merupakan
sebuah instruksi atau informasi:
- Amanda said, “Hello John. How
are you?”
- “That’s great” she said.
- He told her: “Open the door
quietly.”
- She told me, “I have never been
to England.”
Kita bisa menggunakan say
dengan pertanyaan langsung,
tetapi kita tidak dapat
menggunakan tell:
- She said: “Do you love me?”
- The policeman said to the
prisoner, “Where were you at
8pm?”
Reported speech
Kita bisa menggunakan say dan
tell untuk berbicara tentang
informasi yang dilaporkan
(reported):
- She said that it was raining.
- She told me that
Tidak ada komentar:
Posting Komentar